BKPSDMD Mabar - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, resmi melantik Pius Baut sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai Barat yang baru dalam acara lepas pisah di Aula Setda Manggarai Barat, Labuan Bajo, Kamis (3/9/2026) sore. Pelantikan ini menandai transisi kepemimpinan dari pejabat lama, Fransiskus S. Sodo, yang kini dipromosikan menjadi Sekda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sambutannya, Bupati Edi menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah krusial untuk menjamin kepastian berjalannya roda pemerintahan, khususnya dalam menjaga rantai komando penanganan tanggap darurat pascabencana alam.
Roda Pemerintahan dan Pelayanan Publik Tidak Boleh Berhenti
Bupati Edi menyampaikan bahwa tugas yang diemban oleh Pj. Sekda baru tidaklah mudah, mengingat Manggarai Barat baru saja diguncang bencana gempa bumi berkekuatan 7 hingga 7,7 Skala Richter pada 15 Agustus lalu.
Di tengah situasi krisis ini, Bupati mengeluarkan instruksi tegas kepada Pius Baut:
- Gerak Cepat di Lapangan: Pj. Sekda yang baru harus langsung mengambil langkah taktis tanpa menunda waktu.
- Perkuat Koordinasi Lintas Sektor: Memastikan seluruh posko darurat dan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan efektif, tepat sasaran, serta akuntabel.
- Jamin Pelayanan Publik: Roda pemerintahan, pelayanan publik, serta penanganan pascabencana tidak boleh terhenti sedikit pun.
"Kehadiran pejabat Sekretaris Daerah yang baru harus langsung bergerak cepat memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan seluruh posko darurat dan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak berjalan efektif," tegas Bupati Edi.
Pelantikan Istimewa Dihadiri Sekda Provinsi NTT
Momentum pelantikan Pius Baut terbilang istimewa karena dihadiri langsung oleh mantan Sekda Mabar yang kini telah menjabat sebagai Sekda Provinsi NTT, Fransiskus S. Sodo. Menurut Bupati Edi, kehadiran Sekda Provinsi ini memberikan kehormatan sekaligus suntikan energi lebih bagi jajaran pemerintah Manggarai Barat dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
Bupati Edi juga mengapresiasi kinerja kolaboratif dari seluruh elemen yang telah berhasil melakukan verifikasi faktual dan asesmen terhadap sekitar 8.000 data warga terdampak gempa. Melalui kepemimpinan Sekda yang baru, komitmen pelayanan ini diharapkan dapat terus dipacu agar kondisi sosial dan ekonomi masyarakat 12 kecamatan di Manggarai Barat bisa benar-benar pulih kembali.
Penulis/Foto: Mlky/Arman